Selasa, 10 Februari 2015

Jenis - Jenis Metode Pemisahan - Jual Media Filter Air

Jenis - Jenis Metode Pemisahan - Jual Media Filter Air


JENIS-JENIS METODE PEMISAHAN
 Metode pemisahan merupakan suatu cara yang digunakan untuk memisahkan atau memurnikan suatu senyawa atau skelompok senyawa yang mempunyai susunan kimia yang berkaitan dari suatu bahan, baik dalam skala laboratorium maupun skala industri. Metode pemisahan bertujuan untuk mendapatkan zat murni atau beberapa zat murni dari suatu campuran, sering disebut sebagai pemurnian dan juga untuk mengetahui keberadaan suatu zat dalam suatu sampel (analisis laboratorium).

Filtrasi
 Filtrasi atau penyaringan merupakan metode pemisahan untuk memisahkan zat padat dari cairannya dengan menggunakan alat berpori (penyaring). Dasar pemisahan metode ini adalah perbedaan ukuran partikel antara pelarut dan zat terlarutnya. Penyaring akan menahan zat padat yang mempunyai ukuran partikel lebih besar dari pori saringan dan meneruskan pelarut. Proses filtrasi yang dilakukan adalah bahan harus dibuat dalam bentuk larutan atau berwujud cair kemudian disaring. Hasil penyaringan disebut filtrat sedangkan sisa yang tertinggal dipenyaring disebut residu (ampas).
Metode ini dimanfaatkan untuk membersihkan air dari sampah pada pengolahan air, menjernihkan preparat kimia di laboratorium, menghilangkan pirogen (pengotor) pada air suntik injeksi dan obat-obat injeksi, dan membersihkan sirup dari kotoran yang ada pada gula. Penyaringan di laboratorium dapat menggunakan kertas saring dan penyaring buchner.
Penyaring buchner adalah penyaring yang terbuat dari bahan kaca yang kuat dilengkapi dengan alat penghisap.

Sublimasi
 Sublimasi merupakan metode pemisahan campuran dengan menguapkan zat padat tanpa melalui fasa cair terlebih dahulu sehingga kotoran yang tidak menyublim akan tertinggal. bahan-bahan yang menggunakan metode ini adalah bahan yang mudah menyublim, seperti kamfer dan iod.

Kristalisasi
 Kristalisasi merupakan metode pemisahan untuk memperoleh zat padat yang terlarut dalam suatu larutan. Dasar metode ini adalah kelarutan bahan dalam suatu pelarut dan perbedaan titik beku. Kristalisasi ada dua cara yaitu kristalisasi penguapan dan kristalisasi pendinginan. Contoh proses kristalisasi dalam kehidupan sehari-hari adalah pembuatan garam dapur dari air laut. Mula-mula air laut ditampung dalam suatu tambak, kemudian dengan bantuan sinar matahari dibiarkan menguap. Setelah proses penguapan, dihasilkan garam dalam bentuk kasar dan masih bercampur dengan pengotornya, sehingga untuk mendapatkan garam yang bersih diperlukan proses rekristalisasi (pengkristalan kembali) Contoh lain adalah pembuatan gula putih dari tebu. Batang tebu dihancurkan dan diperas untuk diambil sarinya, kemudian diuapkan dengan penguap hampa udara sehingga air tebu tersebut menjadi kental, lewat jenuh, dan terjadi pengkristalan gula. Kristal ini kemudian dikeringkan sehingga diperoleh gula putih atau gula pasir. Destilasi
 Destilasi merupakan metode pemisahan untuk memperoleh suatu bahan yang berwujud cair yang terkotori oleh zat padat atau bahan lain yang mempunyai titik didih yang berbeda. Dasar pemisahan adalah titik didih yang berbeda. Bahan yang dipisahkan dengan metode ini adalah bentuk larutan atau cair, tahan terhadap pemanasan, dan perbedaan titik didihnya tidak terlalu dekat. Proses pemisahan yang dilakukan adalah bahan campuran dipanaskan pada suhu diantara titik didih bahan yang diinginkan. Pelarut bahan yang diinginkan akan menguap, uap dilewatkan pada tabung pengembun (kondensor). Uap yang mencair ditampung dalam wadah. Bahan hasil pada proses ini disebut destilat, sedangkan sisanya disebut residu. Contoh destilasi adalah proses penyulingan minyak bumi, pembuatan minyak kayu putih, dan memurnikan air minum.

Ekstraksi
 Ekstraksi merupakan metode pemisahan dengan melarutkan bahan campuran dalam pelarut yang sesuai. Dasar metode pemisahan ini adalah kelarutan bahan dalam pelarut tertentu.

Adsorbsi
 Adsorbsi merupakan metode pemisahan untuk membersihkan suatu bahan dari pengotornya dengan cara penarikan bahan pengadsorbsi secara kuat sehingga menempel pada permukaan bahan pengadsorbsi. Penggunaan metode ini dipakai untuk memurnikan air dari kotoran renik atau mikroorganisme, memutihkan gula yang berwarna coklat karena terdapat kotoran.

Kromatografi
 Kromatografi adalah cara pemisahan berdasarkan perbedaan kecepatan perambatan
pelarut pada suatu lapisan zat tertentu. Dasar pemisahan metode ini adalah kelarutan dalam
pelarut tertentu, daya absorbsi oleh bahan penyerap, dan volatilitas (daya penguapan).
Contoh proses kromatografi sederhana adalah kromatografi kertas untuk memisahkan tinta.


Jenis - Jenis Metode Pemisahan - Jual Media Filter Air

Jenis - Jenis Metode Pemisahan - Jual Media Filter Air

Jenis - Jenis Metode Pemisahan - Jual Media Filter Air

Jenis - Jenis Metode Pemisahan - Jual Media Filter Air

Jenis - Jenis Metode Pemisahan - Jual Media Filter Air

Jenis - Jenis Metode Pemisahan - Jual Media Filter Air

Untuk info dan pemesanan hubungi : 

022-7239019
0856 2476 9005
0857 2352 9677
0813 2259 9149
Pin BB: 29d2de88

e-Mail:
adywater@gmail.com
adysaputro23@ymail.com

Kantor : 


Surabaya :
Jalan S. Parman IVA No.8 Waru Sidoarjo  ( Depan Pendopo Lama Waru Sidoarjo ) Daerah Belakang R.S Mitra Keluarga Waru Sidoarjo (Telp : 081330447814 )

Jakarta:
Jalan Kemanggisan Pulo 1, No. 6, RT: 01 Rw: 08 Kelurahan Pal Merah, Kecamatan Pal Merah. Jakarta Barat Kode Pos: 11480

Bandung:
Jalan Mande Raya Bo 26, Cikadut, Cicaheum Kota Bandung

Senin, 09 Februari 2015

CARA MENGOPERASIKAN RESIN PENUKA ION (ION EXCHANGE)

BAGAIMANA CARA MENGOPERASIKAN RESIN PENUKA ION (ION
EXCHANGE)

CARA MENGOPERASIKAN RESIN PENUKA ION (ION EXCHANGE)

 Pada proses kolom ganda, air mentah mula-mula masuk ke dalam kolom penulcar
kation. Di sini sernua kation yang terkandung dalam air (terutama ion kalsium, magnesium
dan natrium) ditukar dengan ion hidrogen. Dalarn kolom berikutnya yang berisi penukar
anion, maka anion (terutama ion khlorida, sulfat dan bikarbonat) ditukar dengan ion
hidroksil. Ion hidrogen yang berasal dari penukar kation dan ion hidroksil dari penukar
anion akan membentuk ikatan dan menghasilkan air.
Setelah air terbentuk maka resin penukar ion harus diregenerasi. Pelaksanaan regenerasi
pada proses kolorn ganda sangat sederhana. Ke dalam kolom penukar kation dialirkan asarn
khlorida encer dan ke dalam kolom penukar anion dialirkan larutan natrium hidroksida
encer. Regeneran yang berlebihan selanjutnya dibilas dengan air.
 Pada proses unggun campuran – kolom tunggal, resin penukar kation dan penukar
anion dicampur menjadi satu dalam sebuah kolom tunggal. Dengan proses unggun
campuran dapat dicapai tingkat kemurnian air yang jauh lebih tinggi daripada dengan
proses kolom ganda. Sebaliknya, pada proses unggun campuran regenerasi resin penukar
lebih kompleks.
Gambar 1. Pengoperasian alat penukar ion  Langkah-langkah kerja pada regenerasi unggun campuran:Pernisahan resin penukar
kation dan penukar anion dengan cara klasifikasi menggunakan air (pencucian kembali dari
bawah ke atas). Dalam hal ini resin penukar anion yang lebih ringan (kebanyakan berwarna
lebih terang) akan berada di atas resin 349 penukar kation yang lebih berat (kebanyakan
berwarna lebih gelap). Pencucian kembali harus dilangsungkan terus sampai di antara
kedua resin terlihat suatu lapisan pemisah yang tajam.
1. Untuk regenerasi, regeneran bersama dengan air dialirkan melewati kedua lapisan
resin Asam khlorida encer dialirkan dari bawah ke atas melewati resin penukar
kation, dan dikeluarkan dari kolom pada ketinggian lapisan pernisah. Larutan
natrium hidroksida encer dialirkan dari atas ke bawah melewati resin penukar anion,
juga dikeluarkan pada keting gian lapisan pemisah.
2. Kelebihan kedua regeneran kemudian dicuci dengan air
3. Ketinggian permukaan air dalam kolom diturunkan dan kedua resin penukar
dicampur dengan cara memasukkan udara tekan dari ujung bawah kolom.
4. Pencucian ulang unggun campuran dengan air dari atas ke bawah, sampai alat ukur
konduktivitas menunjukkan kondisi kemurnian air yang diinginkan.
 Sekarang instalasi siap untuk dioperasikan lagi. Baik pada instalasi pclunakan
maupun pada instalasi demineralisasi air, maka pengalihan dari kondisi operasi ke proses
regenerasi, pelaksanaan regenerasinya sendiri, dan pengalilian kembah ke kondisi 350
operasi dapat dilakukan baik secara manual maupun secara otomatik.
 Untuk mencapai kualitas air atau performansi yang optimal dan untuk mencegah
terjadinya kerusakan pada resin penukar, maka petunjuk kerja yang diberikan oleh pabrik
pembuat instalasi (misalnya mengenai urutan pelaksanaan operasi, kuantitas dan
konsentrasi regeneran, waktu regenerasi dan waktu pencucian) harus diikuti dengan
seksama.  Perhatian: Pada saat bekerja dengan asam dain basa yang diperlukan untuk
regenerasi, perlengkapan keselamatan perorangan yang sesuai harus digunakan. Air
buangan yang keluar pada regenerasi dapat bersifat asam, basa atau mengandung garam.
dan karena itu dalam hubungannya dengan pelestarian lingkungan harus ditangani seperti
air limbah kimia.
 Ukuran performansi sebuah instalasi penukar ion adalah kuantitas cairan yang
diproduksi per jam (atau selang waktu di antara dua regenerasi). Performansi tergantung
pada besarnya alat atau kuantitas penukar, pada kuantitas ion yang akan dipisahkan (dengan
syarat kemurnian air yang diinginkan telah tertentu) dan pada tingkat kemurnian yang
diminta. Untuk operasi yang semi kontinu (bila pengolahan air tidak bolch berhenti di
tengah-tengah) diperlukan dua buah unit yang dihubungkan secara paralel. Karena proses
pertukaran dan proses regenerasi tidak dapat berlangsung pada saat yang bersamaan, kedua
unit tersebut bekerja secara bergantian, yang satu sebagai penukar ketika yang lain sedang
regenerasi. Gambar 2. Performansi Instalasi Penukar Ion
Beberapa jenis proses pertukaran sering juga digabungkan bersama. Misalnya untuk
meringankan beban kolorn utama dari instalasi unggun campuran (untuk meningkatkan
perforinansinya) dapat dipasang sebuah kolom pelunak air di depannya.
Gambar 3. Alat Penukar Ion di Industri
Sumber: http://www.chem-is-try.org

Jual Resin Anion Kation 

Untuk info dan pemesanan hubungi : 

022-7239019
0856 2476 9005
0857 2352 9677
0813 2259 9149
Pin BB: 29d2de88

e-Mail:
adywater@gmail.com
adysaputro23@ymail.com

Kantor : 


Surabaya :
Jalan S. Parman IVA No.8 Waru Sidoarjo  ( Depan Pendopo Lama Waru Sidoarjo ) Daerah Belakang R.S Mitra Keluarga Waru Sidoarjo (Telp : 081330447814 ) 

Jakarta:
Jalan Kemanggisan Pulo 1, No. 6, RT: 01 Rw: 08 Kelurahan Pal Merah, Kecamatan Pal Merah. Jakarta Barat Kode Pos: 11480

Bandung:
Jalan Mande Raya Bo 26, Cikadut, Cicaheum Kota Bandung